10 Muharram dan 10 Mimpi-Mimpiku di Tahun Baru

Sedikit terlambat rasanya saya baru memposting ini ke catatan online ini. Namun, semoga keterlambatannya tak menjadi penghalang tuk menebar kebermanfaatan dan inspirasi. Bismillahirrahmanirrahiim…
Pergantian tahun selalu menjadi momentum untuk berubah. Istilah kerennya “bertransformasi”. Dari hal yang buruk menuju hal yang baik tentunya. Sebab jika menilik ke sejarah, muharram adalah bulan yang begitu dipenuhi perisitiwa-peristiwa besar, terutama pada tanggal 10 Muharram. Pada tanggal 1 Muharram adalah momentum di mana Khalifah Umar bin Khattab menetapkan Hijriah sebagai penanggalan yang digunakan untuk umat islam.

Sedangkan pada tanggal 10 Muharram berbagai peristiwa besar telah terjadi. Kisah selamatnya Nabi Musa dari kejaran Raja Fir’aun di saat terbelahnya laut merah terjadi di tanggal 10 Muharram. Terbebasnya Nabi Yusuf dari penjara, diturunkannya Kita Taurat oleh Allah kepada Nabi Musa, keluarnya Nabi Yunus dari perut ikat nun, serta penciptaan Allah terhadap ‘Arasy, Lauh Mahfuz, Alam, Malaikat Jibril juga terjadi pada tanggal 10 Muharram. Serta masih banyak peristiwa besar yang tergoreskan dengan tinta emas perjuangan umat muslim terjadi pada bulan ini.

Begitu banyaknya sejarah besar yang terjadi di bulan ini, maka izinkanlah saya menuliskan resolusi saya di tahun baru islam ini. Harapan saya mimpi ini tak hanya tervisualisasikan melalui tulisan, namun tentunya kan tervisualisasikan dalam kehidupan yang nyata. Maka begitu spesialnya angka 10 ini, saya pun memiliki 10 mimpi yang bismillahirrahmanirrahiim semoga terwujudukan.

Mimpiku yang pertama di tahun 1435 H Insya Allah saya akan menertbitkan buku saya yang pertama. Buku ini Insya Allah buku novel yang semoga bisa menginspirasi para pembacanya nantinya dalam rangka menjadi motivasi dalam berdakwah.

Mimpiku yang kedua saya berharap mengalami peningkatan IP dan tentunya seperti mimpi saya di zaman mahasiswa baru dahulu yaitu di atas 3.5. Karena realisasi dari mimpi saya yang ini sampai sekarang masih belum tercapai.

Mimpiku yang ketiga adalah mampu berkontribusi lebih untuk almamater tercinta ini melalui prestasi-prestasi yang ingin saya capai terutama di bidang kepenulisan dan kepemimpinan. Saya berharap di tahun ini dapat melebarkan sayap prestasi kepenulisan sampai tingkat nasional.

Mimpiku yang keempat adalah mendapatkan beasiswa di perkuliahan. Saya berharap di tahun ini mendapapatkan beasiswa yang dapat meringankan beban kedua orang tua saya. Untuk saat ini, yang saya impikan sejak mahasiswa baru dahulu adalah mendapatkan beasiswa penuh dari PPSDMS Nurul Fikri.

Mimpiku yang kelima adalah mendapatkan kesempatan ke luar negeri ntah mengikuti apapun baik itu lomba, exchange, maupun beasiswa. Tentu saja beasiswa, bukan dengan menggunakan biaya sendiri. Saya berharap tentunya dapat menambah pengalaman internasional saya, serta memperoleh jalinan silaturrahmi di negara lain.

Mimpiku yang keenam adalah mampu menjadi motivator muda. Mungkin terkesan ini berlebihan, namun saya ingin di tahun kedua ini dapat menebar inspirasi dengan menjadi pengisi materi di berbagai pelatihan. Setahun yang lalu saya menuliskan mimpi saya ingin mengikuti Pelatihan Pemandu LKMM 8 FTI, dan Alhamdulillah beberapa bulan kemarin telah terwujud. Dan kali ini, tentunya saya ingin segera mengaplikasikan keilmuan saya dalam pelatihan yang nyata. Saya berharap mampu berbagi dan menginspirasi dalam lingkup ITS, dan dapat mengisi materi entah tentang keorganisasian, motivasi, serta materi yang berkaitan dengan keislaman di berbagai jurusan di ITS.

Mimpiku yang ketujuh adalah mampu menambah hafalan beberapa Suratpenting di Al-Quran seperti Surat Yasin, Ar Rahman, Al-Waqiah, atau Al-Mulk. Tentunya harapan saya selain untuk menambah hafalan quran saya, juga saya ingin dapat memahami maknanya yang semoga dapat teraplikasikan di kehidupan.

Mimpiku yang kedelapan adalah dapat lolos di pelatihan kepemimpinan yang berskala nasional. Beberapa kali saya telah mendaftar beberapa jenis pelatihan, seperti Forum Indonesia Muda, Indonesian Leadership Camp, namun rupanya saya belum diberikan kesempatan untuk lolos ke dalamnya. Tentunya  saya berharap lolos dan bertemu dengan orang-orang hebat yang semoga dapat menginspirasi saya.

Mimpiku yang kesembilan adalah lolos PIMNAS 27 serta mampu menyumbang medali dan ITS mampu mempertahankan juara umum lagi di tahun depan. Sudah bukan rahasia lagi bila PIMNAS adalah kompetisi yang begitu bergengsi di Indonesia, dan ITS memiliki tradisi baik di dalamnya. Tentu saja harapan besar saya adalah saya mampu meneriakkan VIVAT dengan lantang dan bangga setahun lagi di panggung juara PIMNAS 27.

Mimpiku yang kesepuluh sekaligus yang terakhir adalah yang paling berat menurut saya dan tidak ada parameter yang pasti. Mimpi ini adalah mampu menjadi TELADAN. Ya, sungguh berat satu kata ini, karena segala perbuatan kita tentunya masuk dalam parameter penilaian. Entah kapan saya mampu mewujudkannya saya tak tahu pastinya. Namun yang pasti TELADAN adalah mimpi terbesar saya yang saya tak tahu kapan hal itu dikatakan berhasil, kapan saya dapat mencapainya, dan sejauh apa keteladanan yang dapat saya tebarkan tuk menginspirasi.

Itulah sedikit tentang mimpi-mimpiku di tahun 1435 Hijriah ini. Jikalau saya membacanya kembali, rasanya mungkin mustahil dapat mencapai semuanya. Namun, saya percaya, dibalik perubahan yang besar, terdapat mimpi yang besar. Momentum tahun baru hijrah adalah berpindah, berubah menuju lebih baik lagi. 10 Muharram merupakan hari yang besar karena sejarahnya, maka 10 muharram ini saat saya menuliskan mimpi saya ini, saya berharap menjadi tonggak untuk menjadi perubahan yang besar dalam kehidupan saya. Jika untuk memiliki mimpi yang besar saja masih takut, bagaimana mungkin kita mampu mewujudkannya?

Faiz

Still Struggling to get new school :)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *