Berdirilah…

Berdirilah di belakangku sebagai makmumku
Karena kelak aku adalah imammu yang semoga kan menuntunmu ke SurgaNya

Berdirilah di sampingku sebagai separuh agamaku
Karena dzikir mesramu akan senantiasa menjadi pengingat bagiku tuk mencintaimu setelah mencintaiMu

Berdirilah di depanku sebagai guru terdepan bagi madrasah peradaban rumahku kelak
Karena kau adalah guru terbaik bagi buah cintaku denganmu kelak

Namun untuk sekarang, berdirilah kau dalam prinsipku
Karena halal belum datang bagiku dan bagimu
Maka jagalah hati dan pandanganmu

Namun untuk sekarang, berdirilah jauh dariku
Karena jauh itu takkan terasa manakala kau ulangi namaku dalam doamu

Namun untuk sekarang, berdirilah dalam kesendirianmu.
Karena sebelum kehadiranku, percayala bahwa Allah senantiasa temani dalam tiap aktivitasmu

Dan di masa depan, berdirilah dalam mozaik cita-cita yang kutuliskan.
Kan kugandeng tanganmu menuju sakinah mawaddah nan rahmah

Dan di masa depan, berdirilah dalam lika-liku kehidupan.
Karena kan kutuntun dirimu menuju garis finish peradaban kebahagiaan.

Dan di masa depan, berdirilah dalam kebersamaan
Karena cinta tak pernah sendiri, ia selalu meminta berdua bermesra karenaNya

Dan di masa depan, berdirilah dalam ruang waktu masa depan yang kita rancang
Merajut indah masa depan yang tersurat dalam takdirNya

Dan di masa depan, berdirilah dalam doa buah cinta yang tlah kita besarkan
Tangis, tawa, canda mereka kan hiasi laksana mahligai kehidupan

Dan di masa depan, berdirilah di depan pintu surgaNya
Smoga tanganku diizinkan tuk menggengam tanganmu ke dalamnya
Kedua Kaki ini terizinkan melangkah bersama ke dalamnya

Serta untuk malam ini, berdirilah dalam pejamnya matamu
Karena aku percaya alunan detak jantungmu semerdu dzikir kepadaNya

Serta untuk malam ini, berdirilah dalam mimpi-mimpimu.
Entah kapan takwil tentangmu datang menghampiriku
Insya Allah suatu saat pasti!

Serta untuk malam ini, berdirilah dalam tahajjudmu.
Menangislah akan dosamu
Tersenyumlah akan kebajikanmu
Serta khusyu’lah dalam setiap doamu
Karena aku percaya dalam tiap tetes air matamu
Ada cinta Tuhan yang menetes syahdu

Serta untuk malam ini, berdirilah dalam himpunan aksara Quranmu
Lantunan tilawahmu sungguh menggetarkan Qalbu
Ada kebaikan yang mengalir dalam setiap hurufnya

Serta untuk malam ini, berdirilah dalam doamu
Suatu saat kan kita istiqomahkan sepertiga malam bersama tuk mengukir cinta kepadaNya

Serta untuk malam ini, berdirilah dalam doaku
Jika waktu itu tiba, kan kuucapkan ikrar suci “Mitsaaqan Ghalidza” kepadamu

Serta…berdirilah dalam iman dan taqwamu
Karena kau adalah separuh agama penjaga ketaatanku

Dan Untuk dirimu…
Jangan pernah lelah berdiri dalam anganku
Karena kau selalu berdiri tegak dalam setiap goresan inspirasiku

Dan jangan pernah lelah berdiri dalam setiap alunan doaku,
Karena Romantisme Tuhan telah mengalir dalam darah cintaku

Karena sungguh aku pun tak pernah lelah dalam berdiri menantimu
Menjadi bunga surga yang mengharumkan amal ibadahku

Karena sungguh pun aku tak pernah lelah
Dalam berdiri menati kepak sayap cintamu, wahai bidadariku

Bumi-nya Allah, 13 Januari 2014

00.06

Faiz

Still Struggling to get new school :)

You may also like...

1 Response

  1. ini kamu yah buat Izz,, keren… jempol deh jempol

Leave a Reply to Qomariyah Siti Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *