Mengubah Jakarta Menjadi Venesia

Tulisan ini dimuat di Jawa Pos, 21 Januari 2013

20140121_082046

Kondisi Kota Jakarta saat ini begitu mengenaskan. Sampai pada hari Minggu, 19 Januari 2014 kemarin, banjir telah menggenangi 385 RW dan 88 kelurahan di Jakarta, dengan luas daerah yang tergenang mencapai 17.4 persen dari luas keseluruhan Jakarta. Ketinggian air mulai dari 30 cm bahkan sampai ada yang 1 meter. Kondisi itu cukup memprihatinkan mengingat status Jakarta adalah ibu kota Republik Indonesia.

Melihat kondisi seperti itu, saya menjadi teringat di Eropa, tepatnya di Italia ada sebuah kota terapung yang dapat dijadikan pariwisata, yaitu Kota Venesia. Transportasi utamanya adalah perahu. Kota ini dapat menjadi jujukan pariwisata yang indah bagi para turis dari seluruh dunia. Hal itu dikarenakan keunikan kota ini yang tergenang air, dan dihubungkan oleh perahu-perahu kecil sebagai alat transportasi utama.

Melihat “potensi” Jakarta yang selalu banjir setiap tahunnya, tidaklah salah jika pemerintah Jakarta berpikir sedikit “out of the box”. Bangunan di Jakarta perlu dirancang agar sesuai dengan spesifikasi kota seperti ini. Sehingga banjir yang seharusnya bencana justru menjadi potensi. Bahkan jika perlu, bangunan di Jakarta dirancang bisa di dua kondisi, baik itu kondisi banjir ataupun tidak. Sehingga, ketika Banjir, justru pendapatan masyarakat Jakarta naik, karena banyak turis dan wisatawan yang berkunjung.

Faiz

Still Struggling to get new school :)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *