Monthly Archive: April 2014

Rindu (1) 0

Rindu (1)

Subuh berkumandang, dan mata ini kembali terjaga. Entah hari demi hari berlalu tak seperti biasanya. Terdengar kokok ayam bersahut-sahutan. Ada pula kicau burung nan indah nian. Sementara aku kembali termenung, terbekap dalam satu perasaan....

Merunduk (lagi) 0

Merunduk (lagi)

Seandainya ada mentari yang terik menyinari, bersyukurlah dirimu.  Sebab sinarnya takkan mampu menampakkan keelokan dirimu. Karena memalingkan wajahmu adalah sebuah pilihan yang kau tempuh. Hingga terik mentari tenggelam dalam sebuah rasa frustasi. Tak mampu...

Inspirasi Sang Emansipator (2) : Kembali ke Fitrah Wanita 0

Inspirasi Sang Emansipator (2) : Kembali ke Fitrah Wanita

“Akan datang juga kiranya keadaan baru dalam dunia bumiputra, kalau bukan oleh karena kami, tentu oleh orang lain, kemerdekaan perempuan telah terbayang-bayang di udara, sudah ditakdirkan…” (Surat R.A. Kartini kepada temannya Zeehandelaar, 9 Januari...

Inspirasi Sang Emansipator (1) : Belajar dari Wanita-Wanita Tangguh 0

Inspirasi Sang Emansipator (1) : Belajar dari Wanita-Wanita Tangguh

“Wanita itu adalah tiangnya negara, hancur majunya suatu negara bergantung bagaimana kondisi wanita di dalamnya” – Al Hadits Jauh berabad-abad yang lalu sebelum sosok kartini dilahirkan, Rasulullah telah menyabdakan tentang keutamaan seorang wanita. Bahwa...