Skenario Tuhan

education-pencil-hands-on-study-education-backgrounds-powerpoint

Untuk dirimu

Antara aku dan dirimu mungkin tak pernah tahu. Sejak semesta dicipta, Tuhan telah mensketsakan kita untuk bertemu di suatu waktu. Di sebuah tempat baru yang terasa asing bagiku. Sementara kamu yang jauh lebih dahulu di ruang-ruang fana itu. Sebatas satu dua patah kata kita mengawali tuk bertemu, itu pun terpisah oleh ruang jarak yang tak menentu. Sementara aku mencari, dan kau pun mencari, Tuhan tak pernah lelah menggoreskan sketsa jalanku dan jalanmu. Menerka-nerka tanpa henti membuatku semakin tak pasti. Lagi-lagi aku hanya bisa bisu dalam goresan literasi.

Sementara ruang waktu yang tak pernah berhenti membuatmu semakin jelas. Hingga tersibaklah tirai-tirai qalb-mu. Maka tampaklah mutiara kebaikanmu bersinar bagai indah laksana dewi malam. Kau buat mereka terpana, sementara aku masih terus menerka-nerka. Ada apakah gerangan dengan dirimu?

Maka itulah skenario Tuhan, yang antara aku dan dirimu pun tak pernah tahu. Ke mana sang maha kuasa membawa cerita ini berujung. Biarlah aku terus menerka-nerka. Sementara engkau yang terus menebar pesona. Barangkali skenarioNya nanti tak berujung padamu. Atau mungkin berujung padamu, aku pun tak tahu. Sementara waktu, pasti akan memberikan jawaban kepadaku dan kepadamu.

Untuk dirimu

Bila nanti skenario ini semakin abstrak, biarlah waktu yang akan menjawabnya. Karena aku yakin sang Maha Pemilik Cinta tak pernah mengkhianati kita. Bila nanti skenario ini semakin jelas, biarlah kaki ini melangkah dengan sendirinya. Karena takdir telah tergoreskan di langit nun jauh sana. Dan jika nanti skenario ini telah usang, biarlah hati ini memperbaharuinya. Sebab ia ditakdirkan untuk memiliki rasa cinta.

Karena skenario ini telah tertulis, tunggulah waktu yang kan merilis, maka tidak siapkah jika nanti kita kan beriris ?

Faiz

Still Struggling to get new school :)

You may also like...

3 Responses

  1. Hihi, bagus 🙂
    Tidak ada yang kebetulan dalam hidup. Saya membaca tulisan ini bukan kebetulan, ini semacam sinkronitas dari konspirasi semesta yang Tuhan cipta 🙂

    Tersengat menulis…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *