Sembunyi

gambar-anak-kucing-sembunyi-karena-ketakutan

Tiada yang lebih menyakitkan dari ketersembunyian. Sekalipun lisan ini berbicara kian mendekat, takkan cukup tuk membutktikannya. Hingga akhirnya hanya ketidakpastian yang kian semu. Sementara tingkah laku seolah tak mau tahu. Ekspresi pun menipu. Pandangan pun tak merunduk malu. Ada tawa yang tertahan olehmu. Barangkali karena itulah aku kian terasing oleh ketersembunyianmu

Kisah cinta yang tersembunyi adalah catatan hati yang kian sendu. Senja yang melukiskan keindahan siluet cakrawala bahkan tak mampu menebus kegundahan kalbu. Sekalipun pandangan telah menatap kemilau cahayanya, lisan pun bertasbih kepadaNya, bahkan lensa pun mengabadikannya, hingga berganti menjadi purnama, barangkali itu tak mampu menjadikan ketersembunyain itu kian nyata. Sebab bayang-bayang itu akan terus menghantui selama hati tetap ada.

Maka izinkan aku menyebut mereka sebagai pejuang gerilya. Dalam ketersembunyiaanya mereka bergerak, tak terlihat tidak pula terasa, tak kenal lelah namun eksistensi mereka tetap ada.

Selamat berjuang para gerilya. Hadirmu di depannya barangkali membuat rancangan strategimu kian kaku. Ketertampakanmu mungkin kian mengacaukan amunisi rindumu. Kelengahanmu bisa saja memupuskan hidup perasaanmu. Ketidakcermatanmu bahkan mampu membunuh pendaman rasamu yang telah lama kau gugu.

Maka sembunyilah dalam gerilyamu, namun bersiaplah. Ketika manusia bertanya tentangmu, sebab takkan ada jawaban yang memuaskannya. Sebab hanya air mata yang mampu meluluhkan para gerilya.

Faiz

Still Struggling to get new school :)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *