NLC 2014 Notes (4) : Membangun Paradigma Islam yang Komprehensif dan Moderat

tumblr_na98t3YbAh1r8y2qqo1_500

Perkembangan islam di dunia saat ini cenderung menurun. Apalagi memasuki era gloablisasi di mana transformasi media dan informasi semakin berkembang pesat. Maka dari itulah muncul banyak pergerakan yang lahir dari sosial media. Maka dari itulah sektor teknologi, informasi, dan komunikasi menjadi sektor yang basah dan harus mampu dikuasai oleh kaum muslim secara menyeluruh. Sebab ketertinggalan  di bidang ini akan mengkibatkan peradaban muslim tidak mampu maju, bahkan semakin lama semakin mundur.

Ketika kita melihat negara-negara islam yang dipelonco dan dihabisi oleh negara-negara adidaya seperti Amerika Serikat seharusnya kita sendiri merasa miris. Problemnya semua nyaris sama, yaitu ketertinggalan di berbagai bidang mulai dari IPTEK, politik, ekonomi, sosial, budaya, hingga peradaban. Ketika dulu islam terposisikan sebagai sebuah peradaban, zaman sekarang islam bukanlagi menjadi sebuah peradaban yang disegani, namun hanyalah sub-peradaban. Hal itu berbeda dengan dahulu manakala zaman Rasulullah hingga takluknya Konstantinopel oleh Muhammad Al-Fatih, islam bukan saja menjadi sebuah peradaban bahkan justru menjadi Super Peradaban.

Fenomena sekarang yang terjadi selain mengalami ketertinggalan, islam justru ummatnya bercerai berai. Aneka aliran yang muncul, mulai dari yang masih lurus bahkan sampai yang sesat sekalipun menyebabkan ummat muslim terpecah. Hal itu sungguh memprihatinkan, padahal kita memiliki Tuhan yang sama, Allah SWT, Teladan terbaik yang sama yaitu Rasulullah SAW, serta kitab suci yang sama yaitu Al-Quran. Hal itu menyebabkan negara-negara barat mulai dari Uni Eropa dan Amerika Serikat seakan bebas mengacak-acak negara-negara islam dengan menyusupi pemerintahan tersebut dengan aneka kebijakan yang lebih menguntungkan pihak barat.

Padahal sebagaimana kita tahu, bahwa Allah paling tidak suka terhadap ummat yang bercerai berai. Maka berpegang teguhlah kepada Agama Islam. Sudah seharusnya jika ummat islam di dunia mampu bersatu, membangun perbedaan pada sebuah sinergisitas menuju satu titik temu kejayaan islam pastilah islam dapat ditegakkan. Secara kuantitas jelas ummat islam paling unggul di dunia ini, dengan mencapai 1.5 milyar populasi ummat manusia. Namun yang perlu ditingkatkan di sini adalah kualitas SDM-nya yang masih rendah, jauh di bawah umat yahudi, nasrani, dan lainnya.

Apalagi umat yang satu dan umat yang lainnya dalam islam adalah bersaudara, dan diibaratkan seperti tubuh yang satu. Jika ada satu bagian yang sakit, maka sudah seharusnya bagian tubuh yang lain pun akan merasakan sakit. Begitulah hadis Rasulullah tertulis, bahwasanya menunjukkan keutuhan ummat islam haruslah terjaga, bahkan sampai beliau pun mengibaratkan dengan anggota tubuh sendiri.

Kita juga mengetahui kondisi ummat islam di jazirah arab juga cukup mengenaskan. Seperti negara Kashmir, Irak, Xinjiang, Myanmar, Afghanistan, Suriah, Mesir belum berakhir. Yang paling mengenaskan tentu saja kondi Gaza saat ini. Tak henti-hentinya zionis memberondong umat muslim di sana. Sementara anehnya negara-negara arab lain seperti Saudi Arabia justru tidak melakukan pertentangan sama sekali dan hanya terkesan diam saja. Kaum Muslim tidak hanya dihabisi oleh musuh dari luar, namun juga pertikaian dari dalam.

Maka dari itulah pembenahan pada sektor pendidikan dan kepemimpinan perlu dilakukan dengan segera. Harapannya adalah agar umat islam memiliki paradigma berpikir dan bertindak yang komprehensif serta moderat. Sehingga persoalan yang terjadi dapat diseleseikan dengan tuntas.

Faiz

Still Struggling to get new school :)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *