Tulisan Ramadhan #20 : Kembali ke Al-Quran

Tulisan ini adalah tulisan ke 20/30 pada Ramadhan. Mohon maaf jika ada keterlambatan, sebab beberapa waktu yang lalu situs masih belum normal karena dibobol. Insya Allah akan dipost untuk yang selanjutnya di beberapa hari ke depan. Semoga mampu meningkatkan produktivitas dan menjadi amal kebaikan di Bulan Ramadhan. Silahkan di share jika bermanfaat, karena kebaikan akan terasa kebermanfaatannya jika dibagikan ?

Sumber : http://imgc.allpostersimages.com/images/P-473-488-90/42/4206/RB1NF00Z/posters/children-read-together-from-muslim-s-holy-quran-in-karachi-pakistan.jpg

Sumber : http://imgc.allpostersimages.com/images/P-473-488-90/42/4206/RB1NF00Z/posters/children-read-together-from-muslim-s-holy-quran-in-karachi-pakistan.jpg

Tanpa terasa sudah memasuki 10 hari terakhir. Ya, sepuluh hari yang keutamaannya adalah pembebeasan dari Api Neraka. Sepuluh hari yang dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa salah satu di antara malam-malamnya adalah turunnya malam kemuliaan atau Lailatul Qadar. Maka sudah seyogianya kita kembali. Kembali pada Al-Quran yang barangkali kurang termaksimalkan di 20 hari kemarin. Kembali memaksakan diri untuk meluangkan waktu yang lebih dalam membaca Al-Quran.

Sebagaimana yang kita tahu bahwasanya Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Quran. Ya, tentu kita masih ingat akan sejarah Rasulullah SAW di Gua Hira. Dalam kesendiriannya beliau didatangi dan dipeluk oleh Malaikat Jibril. Hingga turunlah wahyu pertama yaitu QS Al-Alaq 1 – 5. Wahyu yang menjadi isyarat kenabian beliau. Wahyu yang menjadi pertanda bahwa segala hal di dunia ini, termasuk jalan dakwah beliau dimulai dengan membaca. Termasuk pun segala aktivitas kita hari ini.

Inilah yang seharusnya menjadi ghirah atau semangat kita dalam beribadah di bulan Ramadhan. Semangat dalam mengkhatamkan Al-Quran. Semangat dalam memahami makna dan mempelajari tafsir dalam Al-Quran. Selain pahala yang dilipatgandakan, momentum ramadhan juga seharusnya menyadarkan kita tentang mukjizat dan keajaiban Al-Quran.

Sebutlah Jalur Gaza. Sebagaimana yang kita tahu kondisi kaum muslimin di sana, begitu tertekan akan tekanan dari zionisme. Saat ini militansi ummat islam di sana pun tidak diragukan. Sampai-sampai tentara zionis pun bingung ketika umat islam telah dibombardir dan diluluhlantakkan dengan rudal-rudal mereka, namun pasukan mujahid islam pun tak kunjung kalah.

Apa rahasia dibalik kekuatan mereka? Ya betul! Pasukan tersebut semuanya adalah para penghafal Quran. Pasukan yang semangatnya diilhami dari Al-Quran. Jumlah mereka yang sedikit namun mereka begitu militan dalam perjuangannya. Tak kurang ratusan jumlahnya pada setiap bulannya lahir anak-anak muda penghafal Quran yang siap berperang. Bahkan dalam wawancara dengan salah satu pimpinannya, mereka berkata. Bahwasanya bukan fisik yang kuat yang pertama dilihat saat akan masuk ke tentara hamas. Namun bagaimana hafalan Qurannya, bagaimana shalat malamnya, bagaimana shalat subuhnya, serta kualitas ibadah lainnya.

Kisah mukjizat Al-Quran pun juga saat ini bisa kita saksikan di negara Turki. Saat pemimpinnya, Presiden Erdogan merupakan pemimpin yang disegani karena kebijakannya, karena mampu mengembalikan islam di Turki yang sempat sekuler. Beliau pun merupakan sosok penghafal Quran. Pun demikian dengan Raja Faisal,  Raja Arab Saudi yang merupakan penghafal Quran. Beliau pada usia 19 tahun dengan keberaniannya memimpin tentara Arab untuk membantu palestina berperang melawan Israel. Pun demikian beliau merupakan satu-satunya Raja Arab yang berani meng-embargo Amerika Serikat dari negaranya.

Sedikit gambaran di atas sudah seharusnya menjadi momentum bagi kita semua pada bulan ramadhan ini untuk kembali kepada Al-Quran. Bukankah bulan turunnya Al-Quran adalah momentum terbaik bagi kita semua untuk mentadabburi Al-Quran? Maka fokus dan beristiqomahlah dalam mentadabburi Al-Quran. Agar nanti di hari raya kita dapat meraih kemenangan yang sebenarnya. Kemenangan para pecinta Al-Quran. Kemenangan yang tentu kita rindukan sebagai ummat islam.

Faiz

Still Struggling to get new school :)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *